- FORUM KONUNIKASIBAKOHUMAS
- Table Manner
- MAHASISWA STP SAHID DI PERANCIS
- WORKSHOP PENINGKATAN KAPASITAS & EVALUASI AKADEMIK
- Malam Nominasi Adikarya
- Kerjasama STP Sahid - Universitas Padjajaran
- Pembukaan Program Darmasiswa 2009
- studi banding
- Survillence Audit
- The Impression of Promotion STP Sahid
- Profile Alumni D1 di Ottawa, Canada
- Joseph Widjaja Hartono - Juara Judo
- Penerimaan Sertifikat ISO 9001
- Pameran Sehari Bersama Valentino Rossi
ROUND TABLE DISCUSSION
ROUND TABLE DISCUSSION
Opportunities on Promoting Cooperation on Indonesia Tourism in the South American and Caribbean Countries
Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid, turut menghadiri “Round Table Discussion” yang diadakan oleh Direktorat Amerika Selatan & Karibia, Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia. Bertempat di hotel Universal Bandung, senin 15 Februari 2010, Tema yang dibahas kali ini adalah “Opportunities on Promoting Cooperation on Indonesia Tourism in the South American and Caribbean Countries” (Peluang Kerjasama Pariwisata antara Indonesia dengan Negara-negara di kawasan Amerika Selatan & Karibia). Pertemuan ini cukup menarik karena dihadiri oleh para duta besar Negara-negara Amerika selatan dan karibia, diantaranya adalah:
1. Jorge P Leon Cruz, Duta besar dan berkuasa penuh Kuba
2. Javier Augusto Sanz de Urquiza, Duta besar dan berkuasa penuh Argentina
3. Carlos Lenin Housse Davalos, Kuasa Usaha ad Interm Kedutaan Besar Equador
4. Juan Alavarez Vita, Duta besar dan berkuasa penuh Peru
5. Angelic C Alihusain del Castiho, Duta besar dan berkuasa penuh Suriname
6. Maria Virginia Mezones, Kuasa Usaha Venezuela


Masing-masing Negara menyampaikan potensi pariwisata yang dimilikinya, mulai dari wisata budaya (Culture), alam (ecotourism) dan makanan (Culinary). Serta kemungkinn-kemungkinan kerjasama lain guna meningkatkan jumalah kunjungan wisatawan kenegara masing-masing.
Yang menarik adalah kemungkinan untuk mengadakan kerjasama melalui Cultural exchange, terutama bagi institusi pendidikan pariwisata, Bahkan Duta besar Argentina menaruh perhatian khusus tentang kemungkinan kerjasama tersebut, karena sejak di Bali tanggal 7 Oktober 1993, saat Bpk Joop Ave masih menjabat menteri Pariwisata, Pos & Telekomunikasi, sudah ditandatangai MOU bilateral antara Argentina dan Indonesia, mengenai banyak hal terkait pariwisata.
Namun sampai saat ini yang masih menjadi kendala utama adalah “Bahasa” Dimana bahasa Spayol, harus dikuasai terlebih dahulu oleh para mahasiswa untuk mengikuti program tersebut. Pada pertemuan-pertemuan selanjutnya akan dicari jalan keluar untuk mengatasi kendala tersebut.
Dalam kesempatan ini pula, Ibu Ni Wayan Giri Andyani, selaku Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri Kementrian Budaya & Pariwisata Republik Indonesia turut mempresentasikan tentang prospek perkembangan kepariwisataan Indonesia, dan Bpk Drs. Djoni Sofyan Iskandar, MM, Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung menjelaskan tentang sistem pendidikan tinggi pariwisata di Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh beberapa perguruan tinggi pariwisata di Jakarta dan bandung, seperti STP Sahid, STP Bandung, SGU, Akpar Pelita Harapan dan STP Trisakti, serta Biro-biro Perjalanan. Acara diakhiri dengan makan siang bersama.(ASP)
Pengunjung







![]() | Hari ini | 1257 |
![]() | Kemarin | 2003 |
![]() | Minggu ini | 8721 |
![]() | Bulan ini | 23820 |
![]() | Seluruh Pengunjung | 352000 |
IP anda: 38.107.191.89
Today: Sep 08, 2010




















