- FORUM KONUNIKASIBAKOHUMAS
- Table Manner
- MAHASISWA STP SAHID DI PERANCIS
- WORKSHOP PENINGKATAN KAPASITAS & EVALUASI AKADEMIK
- Malam Nominasi Adikarya
- Kerjasama STP Sahid - Universitas Padjajaran
- Pembukaan Program Darmasiswa 2009
- studi banding
- Survillence Audit
- The Impression of Promotion STP Sahid
- Profile Alumni D1 di Ottawa, Canada
- Joseph Widjaja Hartono - Juara Judo
- Penerimaan Sertifikat ISO 9001
- Pameran Sehari Bersama Valentino Rossi
Joseph Widjaja Hartono - Juara Judo

Penampilannya yang sederhana bahkan terkesan agak kumal tidak menunjukan sekali kalau dia adalah seorang jawara Judo tingkat Nasional. Josef Widjaja Hartono, yang akrab di panggil Josef oleh rekan-rekannya, saat ini duduk di semester 4 Diploma IV Perhotelan Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid.
Sejak tahun 2002 ia telah mempelajari judo. Ketertarikannya pada olah raga beladiri asal jepang ini telah membawanya keliling Indonesia, bahkan pernah mengikuti kejuaraan dunia di Seoul Korea pada tahun 2007, yaitu "The 1st World Yonmodo Championship dan meraih posisi ke 2 di kejuaraan tersebut. Beberapa kejuaraan nasional yang pernah diikuti dan dijuarai oleh putra pertama dari pasangan Bpk. Daud Hartono dan Istri, diantaranya adalah:
1. Final Favorit I Kejurnas Mahasiswa di Universitas Padjajaran pada tanggal 19-20 Mei 2009
2. Juara II Kejurda DKI di Jakarta pada tanggal 23 Mei 2009
3. Juara III Kejurnas Judo Mahasiswa di UNPAD kelas 100 Kg 25 Agustus 2007
4. Juara I Kejurda Senior kelas 90 Kg pada tanggal 2 November 2008
Ketika ditanya ,""apa sih arti seorang juara bagi dirinya?", dengan tegas Joseph menjawab,"Juara merupakan suatu hasil atau bukti dari latihan keras dan usaha yang telah saya lakukan selama ini, dan mendapatkan suatu gelar Juara bukanlah hal yang mudah tetapi mempertahankan gelar juara tersebut yang paling sulit di lakukan, oleh karena itu Juara bukanlah suatu hal yang akan berhenti tetapi merupakan kelanjutan dari segala usaha yang harus saya tempuh demi mempertahankan gelar juara tersebut." Moto yang terukir dalam diri Joseph adalah di dalam setiap karirnya selama berjudo adalah,"Penyesalan datangnya memang belakangan, tetapi janganlah jadikan penyesalan sebagai suatu akhir dari segalanya, jadikanlah penyesalan sebagai pelajaran untuk perkembangan masa depan."
Pengunjung







![]() | Hari ini | 1188 |
![]() | Kemarin | 2003 |
![]() | Minggu ini | 8652 |
![]() | Bulan ini | 23751 |
![]() | Seluruh Pengunjung | 351931 |
IP anda: 38.107.191.86
Today: Sep 08, 2010




















